Definisi & Istilah Siklus Masa Aktif Domain

Siklus masa aktif domain mengacu pada periode waktu di mana sebuah domain atau alamat situs website tetap aktif dan tersedia untuk digunakan. Siklus masa aktif domain dapat bervariasi tergantung pada preferensi pemilik domain dan kontrak yang ditetapkan dengan registrar domain. Berikut adalah beberapa istilah yang umum terkait dengan siklus masa aktif domain:

1. Pendaftaran Domain: Ini adalah awal siklus masa aktif domain. Pada saat ini, pemilik domain mendaftarkan nama domain yang diinginkan melalui registrar domain. Mereka biasanya membayar biaya pendaftaran yang berlaku untuk jangka waktu tertentu, seperti satu tahun atau lebih.

2. Perpanjangan Domain: Setelah masa pendaftaran awal berakhir, pemilik domain harus memperpanjang domain mereka untuk mempertahankan kepemilikan atas nama domain tersebut. Mereka harus membayar biaya perpanjangan kepada registrar domain untuk memperpanjang siklus masa aktif domain.

3. Transfer Domain: Pemilik domain juga dapat memilih untuk mentransfer domain mereka dari satu registrar domain ke registrar domain lainnya. Hal ini mungkin terjadi jika pemilik domain ingin beralih ke layanan registrar yang berbeda atau menggabungkan beberapa domain ke dalam satu akun. Proses transfer domain mempengaruhi siklus masa aktif domain, dan biasanya dilakukan setelah masa pendaftaran awal berakhir atau selama periode perpanjangan domain.

4. Pembaruan Informasi Domain: Selama siklus masa aktif domain, pemilik domain dapat mengubah informasi yang terkait dengan domain, seperti informasi kontak atau server nama. Pembaruan ini memastikan bahwa informasi yang terkait dengan domain tetap akurat dan terkini.

5. Kadaluwarsa Domain: Jika pemilik domain tidak memperpanjang domain mereka sebelum tanggal kadaluwarsa yang ditentukan, domain akan mencapai akhir siklus masa aktifnya. Pada saat ini, domain tidak lagi tersedia untuk digunakan oleh pemilik sebelumnya, dan siapa pun dapat mendaftar atau membeli domain tersebut jika tersedia.

Setiap domain memiliki siklus masa aktif yang unik, tergantung pada pilihan dan keputusan pemilik domain. Penting bagi pemilik domain untuk mengelola siklus masa aktif domain mereka dengan cermat, termasuk memperbarui, memperpanjang, atau mengalihkan domain sesuai kebutuhan mereka untuk memastikan kelangsungan dan ketersediaan situs web atau layanan online mereka.

Berikut ini merupakan simulasi siklus domain setiap periode siklus domain tersebut:

Keterangan

Expired atau Auto Renewal Period (40 Hari)
  • Auto Renewal Period, di–setup 35-40 hari dari tanggal domain expired; (tanggal berakhir domain + 35 hari)
  • Status domain: renew period
  • Dalam periode 35-40 hari ini domain masih bisa diperpanjang dengan harga normal;
Redemption Period (30 Hari)
  • Redemption Period, di–setup 30 hari dari tanggal berakhir masa auto renewal (tanggal berakhir domain + 35 hari auto renew period + 30 redemption period)
  • Status domain: pending delete;
  • Domain tidak dapat diakses dan telah dihapus oleh sistem. Dalam periode 30 hari ini domain hanya bisa diaktifkan/diperpanjang kembali melalui proses “restore” dengan biaya+denda = 400%+ dari biaya normal; caranya dengan mengajukan permintaan restore ke registrar.
Pending Delete (5 Hari)
  • Pending Delete, di-setup 7 hari dari tanggal berakhir masa redemption period. (tanggal berakhir domain + 35 hari auto renew period + 30 redemption period + 7 hari pending delete)
  • Pada tahap ini, tidak ada kemungkinan bagi pemilik domain untuk melakukan perpanjangan (renew atau restore). Domain akan tersedia (available) bagi setiap pendaftar setelah masa 7 hari pending delete berakhir. Pendaftaran domain melalui persyaratan dan first come first served layaknya pendaftaran domain baru.

Apakah menurut anda artikel ini berguna?